SMPN 1 PURWANTORO: SEKOLAH RAMAH, PEDULI SAMPAH

C:\Users\User\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\kebersihan dilingkungan sekitar sekolah.jpeg
C:\Users\User\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\kebersihan dilingkungan sekitar sekolah (2).jpeg
C:\Users\User\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\WhatsApp Image 2023-06-26 at 13.46.38 (8).jpeg
C:\Users\User\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\WhatsApp Image 2023-06-26 at 13.46.37 (2).jpeg
C:\Users\User\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\WhatsApp Image 2023-06-26 at 13.46.38 (5).jpeg

SMP Negeri 1 Purwantoro menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah sebagai pendekatan yang holistik dan berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Berikut adalah deskripsi pengelolaan sampah dengan pendekatan 3R di sekolah tersebut:

  1. Reduce (Mengurangi):
    • Sekolah mengedepankan prinsip mengurangi produksi sampah dengan mengajarkan siswa untuk menghindari pembelian barang-barang yang tidak perlu dan penggunaan bahan kemasan berlebihan.
    • Kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dilakukan secara teratur. Siswa didorong untuk membawa botol minum dan wadah makanan sendiri, sehingga mengurangi kebutuhan akan plastik sekali pakai.
    • Program “hari tanpa sampah” di mana siswa diingatkan untuk tidak menghasilkan sampah yang tidak perlu selama satu hari dalam seminggu atau sebulan.
  2. Reuse (Memanfaatkan Ulang):
    • Siswa diajarkan untuk memanfaatkan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan, seperti buku bekas, botol bekas, dan kemasan lainnya.
    • Sekolah memiliki sudut “barang bekas” di mana siswa dapat mendonasikan atau memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak mereka butuhkan, seperti buku, pakaian, dan mainan.
  3. Recycle (Daur Ulang):
    • Sekolah memiliki sistem pengumpulan sampah terpisah untuk material yang dapat didaur ulang, seperti kertas, plastik, dan logam.
    • Siswa dilibatkan dalam proses daur ulang dengan mengumpulkan dan memilah sampah-sampah tersebut sesuai kategori.
    • Melalui kerjasama dengan pihak daur ulang atau lembaga terkait, sampah yang terkumpul diolah menjadi bahan baku baru.

Selain konsep 3R di atas, SMP Negeri 1 Purwantoro juga bisa menerapkan langkah-langkah tambahan, seperti:

  • Edukasi Lingkungan: Melibatkan siswa dalam program-program edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan. Dengan pemahaman yang lebih baik, siswa lebih mungkin untuk mengadopsi perilaku berkelanjutan.
  • Kampanye Sosial: Mengadakan kampanye sosial yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Kampanye ini dapat berupa pameran, seminar, atau aksi bersih-bersih lingkungan.
  • Pengurangan Barang Sekolah Sekali Pakai: Mengurangi penggunaan kertas sekali pakai dengan mendorong siswa untuk menggunakan buku catatan yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
  • Pengolahan Kompos: Mengajarkan siswa tentang pengolahan sampah organik menjadi kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk untuk taman sekolah.
  • Monitoring dan Evaluasi: Melakukan pemantauan terhadap implementasi program 3R dan mengukur dampaknya terhadap jumlah sampah yang dihasilkan dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.

Dengan menerapkan konsep 3R dan pendekatan yang komprehensif dalam pengelolaan sampah, SMP Negeri 1 Purwantoro tidak hanya mengajarkan siswa tentang pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang bagaimana menjalankan gaya hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.